Viral Gangster Bersajam

Viral Gangster Bersajam

Viral Gangster Bersajam

Gangster Bersajam Serang Warga di Jakpus, Polisi Turun Tangan

Viral Gangster Bersajam, Sebuah video yang menyatakan warga diserang oleh sekelompok orang memanfaatkan senjata tajam di Jakarta Pusat (Jakpus) viral di tempat sosial. Video berikut dinarasikan sebagai aksi penyerangan yang dilakukan oleh gangster.Peristiwa itu dinarasikan berlangsung di Jalan Kramat Jaya IV, Johar Baru, Jakarta Pusat. Dalam video yang dilihat, terlihat warga berlarian menuju sumber keributan.

Dalam keterangan video, dinarasikan sekelompok gangster menyerang warga secara mendadak. Mereka disebutkan menodongkan senjata tajam.

Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Ari Susanto menjelaskan mereka hanya rombongan motor yang melalui saja. Dia menyebut tidak ada korban jiwa dalam perihal itu.

Rombongan motor melalui aja, nggak ada korban jiwa, kata Ari pas dihubungi.

Ari menjelaskan peristiwa itu berlangsung kurang lebih pukul 02.00 WIB. Dia menyebut pas ini pihaknya masih menyelidiki perihal tersebut.

“Anggota masih lidik (melakukan penyelidikan),” tuturnya

Polisi: 2 berasal dari 4 Gangster Bersajam Serang Warga Jaksel Anak di Bawah Umur

Empat orang bagian gangster yang menyerang warga di Cilandak, Jakarta Selatan, hingga tewas ditangkap polisi. Dua berasal dari empat pelaku rupanya masih di bawah umur.

“Dua anak di bawah umur,” ungkap Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan dalam pesan tertulisnya.

Keempat tersangka berikut berinisial PF, AR, MZ, dan MB. Yandri mengkonfirmasi semua tersangka berjenis kelamin laki-laki.

Yandri menjelaskan pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang dipakai untuk melancarkan aksi penyerangan itu, tidak benar satunya celurit.

“Barang bukti bersifat 2 bilah celurit, 1 bilah tongkat pedang, 3 unit handphone, 2 buah dompet celurit, 1 buah helm warna cokelat susu, dan 1 unit sepeda motor Honda Scoopy,” katanya.

Yandri menjelaskan penangkapan ini dilakukan atas dasar pencurian dan pengeroyokan dengan tanpa hak menguasai senjata tajam (sajam) yang diatur dalam Pasal 365 sub 170 sub UU Darurat Senjata No 2 Tahun 1951. Selanjutnya, masalah ini bakal dilimpahkan ke Subdit 3 Unit 3 Resmob Polda Metro Jaya manfaat pengembangan.

3 Orang Jadi Korban

Sebelumnya diberitakan, aksi gangster meresahkan warga di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Tiga orang pemuda di lokasi jadi korban penyerangan gangster tersebut.

Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra menjelaskan peristiwa itu berlangsung pada Sabtu (30/7/2022) dini hari. Dia menyebut masalah itu berawal berasal dari dua kelompok motor yang berpapasan di tengah jalan.

“Dua kelompok bermotor papasan di Haji Nawi. Satu berasal dari arah Radio Dalam dan satu berasal dari arah Fatmawati,” kata Multazam.

Dia menjelaskan satu orang tewas akibat insiden tersebut. Satu motor korban diambil alih pelaku.

“Korban berinisial BS meninggal dunia. Korban inisial ML mengalami luka di bagian kepala dan korban inisial ANH mengalami luka kecil irisan di jari,” katanya.

Polisi Tangkap Gangster Bersajam yang Serang Warga hingga Tewas di Jakpus!

Polisi berhasil menangkap empat tersangka masalah penyerangan oleh gangster di Cilandak, Jakarta Selatan.

Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan mengutarakan inisial keempat tersangka, yakni PF, AR, MZ, dan MB. TSK: PF, AR, MZ, dan MB,” ungkapnya, dalam informasi tertulisnya.

Yandri menjelaskan pihaknya termasuk mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Barang bukti bersifat 2 bilah celurit, 1 bilah tongkat pedang, 3 unit handphone, dan 2 buah dompet celurit, 1 buah helm warna cokelat susu, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy,” paparnya.

Yandri menjelaskan penangkapan ini merupakan pencurian dan pengeroyokan dengan tanpa hak menguasai senjata tajam (sajam), yang diatur dalam Pasal 365 sub 170 sub UU Darurat Senjata No 2 Tahun 1951.

Dia menambahkan, masalah ini bakal dilimpahkan ke Subdit 3 Unit 3 Resmob Polda Metro Jaya untuk dikembangkan perihal TKP lain.

Tiga pemuda di lokasi jadi korban penyerangan gangster tersebut

Sebelumnya diketahui, aksi gangster meresahkan warga di daerah Cilandak, Jakarta Selatan.

Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra menjelaskan peristiwa itu berlangsung pada. Dia menyebut masalah itu berawal berasal dari dua kelompok motor yang berpapasan di tengah jalan.

“Dua kelompok bermotor papasan di Haji Nawi. Satu berasal dari arah Radio Dalam dan satu berasal dari arah Fatmawati,” kata Multazam.

Dia menjelaskan satu orang tewas akibat insiden tersebut. Satu motor korban diambil alih pelaku.

“Korban inisial BS meninggal dunia. korban inisial ML mengalami luka di bagian kepala, dan korban inisial ANH mengalami luka kecil irisan di jari,” katanya.

Gangster Ditangkap Saat Konvoi di Jakpus, Senjatanya Bikin Ngeri!

Di ketahui Polisi mengamankan lima remaja diduga geng motor di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kelima remaja berikut diamankan gara-gara mempunyai senjata tajam berukuran besar.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rustian Effendi menjelaskan tiga berasal dari lima remaja berikut positif narkoba. Kelimanya ditangkap.

“Iya, tiga orang (positif narkoba), diamankan di Polsek Cempaka Putih,” kata Rustian dalam keterangannya.

Penangkapan itu berawal berasal dari ada laporan warga yang melihat rombongan geng motor mempunyai senjata tajam (sajam) di Jalan Pramuka. Kemudian, Viral Gangster Bersajam polisi segera mengejar para pelaku.

“Pada pas ditemukan, rombongan diminta berhenti, tapi jadi tancap gas, rombongan segera mengelak dan melarikan diri mengarah ke Jalan Rawasari,” katanya.

Rustian menjelaskan pihaknya pun segera jalankan pengejaran dan penghadangan di Jalan Rawasari Selatan. Dia menyebut lima remaja pun bisa diamankan.

“Di lokasi diamankan lima remaja yang diduga geng motor,” katanya.

Rustian mengatakan, tak sekedar mengamankan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Saat ini para pelaku diamankan di Polsek Metro Cempaka Putih.

Dari foto, kelimanya mempunyai senjata tajam model celurit. Celurit bagian geng motor ini terlihat menyeramkan dengan ukuran yang besar.

“Barang bukti 3 senjata tajam, 3 HP, dan 3 unit motor. Selanjutnya kita dibawa ke Polsek Cempaka Putih,” tuturnya

Related Posts