TIKTOK Kasus KDRT Venna

TIKTOK Kasus KDRT Venna Melinda

Viral Di TIKTOK FAKTA Kasus KDRT Venna Melinda: Ferry Irawan Gunakan Kepala Sakiti Istri, Tamu Hotel Dengar Teriakan

TIKTOK Kasus KDRT Venna

Viral Di TIKTOK FAKTA Kasus KDRT Venna Melinda: Ferry Irawan Gunakan Kepala Sakiti Istri, Tamu Hotel Dengar Teriakan, Berikut fakta-fakta kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang di alami Venna Melinda hingga berujung pelaporan ke Polda Jatim.

Kabar mengejutkan datang dari aktris juga politikus Venna Melinda. Dia melaporkan sang suami, Ferry Irawan, ke pihak kepolisian lantaran di duga melakukan KDRT.

Awalnya, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan atas dugaan KDRT ke Polres Kediri Kota, pada Minggu (8/1/2022).�

Dan kini, kasus dugaan KDRT yang di alami Venna Melinda itu di limpahkan ke Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

TIKTOK Kasus KDRT Venna, Berdasar laporan dari reporter Surya.co.id, berikut sederet fakta kasus KDRT Venna Melinda.

1. Terjadi di Kediri

Dugaan KDRT yang di alami Venna Melinda terjadi di sebuah hotel kawasan Kota Kediri pada Minggu (8/1/2023).�

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto mengungkapkan hal itu setelah menerima pelimpahan berkas dari Polres Kediri Kota, pada Senin (9/1/2023).

Iya benar saudari V telah melaporkan berkaitan dengan KDRT di Polres Kediri Kota. Kemudian oleh Polres Kediri Kota di limpahkan ke Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. Saat ini berproses untuk pemeriksaan awal, ujarnya di Mapolda Jatim.��

Namun, Totok enggan merinci bagaimana modus pihak suami melakukan KDRT terhadap sang istri.

Totok juga tidak menjelaskan mengenai hasil visum yang di alami Venna Melinda.�

Dia beralasan hal itu masih dalam proses penyelidikan penyidik.

Baca juga: Biodata Anggia Novita Mantan Istri Ferry Irawan, Sempat Peringatkan Venna Melinda Sebelum Menikah

2. TIKTOK Kasus KDRT Venna, Tamu hotel sempat dengar teriakan

Saat kasus KDRT Venna Melinda di kabarkan media TIKTOK Kasus KDRT Venna, sebuah foto yang menunjukkan kondisi sang artis sedang terluka, viral di media sosial.

Foto itu menunjukkan kondisi Venna Melinda yang tampak sedang menangis dan hidungnya yang berdarah.

Selain foto Venna Melinda, video keterangan dari warganet yang mengaku menjadi salah satu tamu hotel yang di duga menjadi lokasi KDRT oleh Ferry Irawan juga tengah trending.

Melalui sebuah video, dirinya membeberkan ceritanya.

Jadi pada hari Minggu tanggal 8 (Januari), kami menginap di salah satu hotel di daerah Kota Kediri, ungkap pemilik akun Instagram Wheni Suryo, Senin (9/1/2023).

Tidak disangka, ternyata kamarnya bersebelahan dengan Venna Melinda dan Ferry Irawan.

(Kamar) kami ternyata sebelahan sama artis Mbak Venna Melinda, lanjutnya.

Waktu itu, saya habis sarapan mau menuju ke kamar. Ternyata, di depan kamar Mbak Venna Melinda sudah banyak petugas dari pihak hotel, Wheni Suryo menuturkan.

Baca Juga  Nikita Mirzani Ngamok Di Persidanggan

Saat itu, ia kaget karena mengetahui ada darah. Ia pun mengira ada kasus pembunuhan.

‘Bersihin dulu darahnya’. Di situ saya syok dong. Hah, darah? Saya pikir ada pembunuhan di situ, terangnya.

Saya tanyalah pada petugas hotel, ‘Ada apa pak?’ ‘Biasalah, ada masalah keluarga’, katanya menirukan jawaban petugas.

Tiba-tiba saat berjalan, ia mendengar teriakan Venna Melinda yang sangat keras. TIKTOK Kasus KDRT Venna Ibu Verrel Bramasta itu bahkan minta tolong di panggilkan polisi.

Waktu pas saya lewat itu teriakan Mbak Venna kencang sekali, katanya saya ini korban, saya ini korban, tolong panggil polisi. Sakit semua badan saya, ceritanya lagi. Cukup sekian dari aku klarifikasinya, tutupnya.

3. TIKTOK Kasus KDRT Venna, Ferry Irawan gunakan kepala untuk sakiti istri

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hendra Eko Triyulianto mengungkap cara Raden Ferry Irawan Kusuma melukai istrinya Venna Melinda yang baru di nikai Maret 2021 lalu, hingga berujung laporan polisi karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).�

Ferry menggunakan dahi atau jidatnya untuk menekan bagian hidung istrinya itu, secara kuat-kuat hingga kedua rongga hidung Venna mengeluarkan darah TIKTOK Kasus KDRT Venna.�

Perlakuan tersebut di lakukan oleh Ferry saat berada di dalam kamar sebuah hotel berlokasi di Kota Kediri, pada Minggu (8/1/2023) pagi.�

AKBP Hendra mengungkapkan, luka akibat kekerasan yang di lakukan oleh Ferry atau terlapor, terdapat pada bagian alat pernafasan; hidung, korban atau Venna Melinda.�

Bekas luka akibat kekerasan tersebut telah di lakukan visum oleh pihak medis dari salah satu rumah sakit yang di tunjuk oleh pihak korban.�

Hasil keterangan korban, dia di tekan sama kepala terlapor. Jadi menekan hidungnya sampai berdarah. Pakai Kepala. Di tekan bukan di benturkan, katanya di depan Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (9/1/2023).�

Lalu, siapa saja saksi mata di luar kedua belah pihak berseteru, yang melihat kejadian tersebut?

Hendra menegaskan, insiden kekerasan tersebut, terjadi di dalam hotel yang di sewa keduanya.�

Namun, saat si korban keluar dengan kondisi hidung berdarah, terdapat beberapa orang saksi dari pihak hotel yang melihat.�

Saksi lain saat kejadian. Karena TKP di dalam kamar. Tapi saat si korban keluar dari kamar ada saksi dari pihak hotel, jelasnya.

Di singgung mengenai, berapa kali aksi kekerasan tersebut di lakukan oleh Ferry terhadap Venna Melinda, Hendra menerangkan dalam kasus tindakan kekerasan pada Minggu (8/1/2023).

Ferry hanya melakukan tindakan kekerasan bermodus menekan hidung istrinya menggunakan dahunya, sekali.�

Namun, setelah mendengar keterangan pihak Venna Melinda yang berhasil di gali penyidik.

Ia mengatakan Ferry terbilang sering melakukan kekerasan fisik terhadap sang istri, beberapa waktu belakangan.�

Kalau keterangan korban, si terlapor sering melakukan ancaman kekerasan ke korban. Secara fisik. Sering kali, menurut korban. Untuk kejadian kemarin. Hanya satu kali aja, pungkasnya.

4. Polisi temukan CCTV dan barang bukti

Barang bukti yang di serahkan Venna Melinda untuk melaporkan Ferry Irawan terungkap.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan, Venna Melinda menyerahkan BB berupa handuk dan pakaian yang di kenakannya saat mengalami perlakuan dugaan KDRT tersebut.�

BB hanya handuk dan baju yang di pakai pelapor, ujarnya saat di depan Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (9/1/2023).�

Hendra menambahkan, pihaknya juga telah mengamankan rekaman CCTV hotel yang sempat menangkap momen dugaan aksi KDRT tersebut.�

Ada (rekaman CCTV hotel), pungkasnya.�

5. Ferry Irawan banyak terlibat kasus

Dugaan KDRT yang di laporkan Venna Melinda ternyata bukan kasus pertama yang pernah menjerat Ferry Irawan.�

Baca Juga  Viral Mahasiswa UI Tewas Ditabrak di Cilincing

Pada tahun 2005, Ferry pernah di laporkan atas dugaan�penipuan dan penggelapan.

Sidang di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (31/1/2005).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agnes Triani yang membacakan dakwaan bernomor PDM 42/JKTSL/01/2005 menuduh Ferry telah menggelapkan uang senilai Rp 174 juta milik Syam Bcahrie Achmad.

Syam adalah mantan rekan bisnis yang di ajak Ferry untuk membuat perusahaan production house (PH) yang selanjutnya akan di beri nama PT Sinara Visual Pratama.

Seperti yang di adukan Syam, Ferry telah menerima uang sebanyak Rp 250 juta darinya.

Uang itu semestinya di pergunakan sebagai modal untuk perusahaan bersama mereka.

Namun dalam perjalanannya, Syam menuduh Ferry tidak jujur karena Ferry tidak mengembalikan sisa dana sebesar Rp 174.850.000.

Pengacara Ferry, Tofik Yanuar Chandra dalam eksepsinya mengatakan, masalah kliennya bukan merupakan perkara pidana, melainkan perdata.

Menurut pasal 156 ayat 1 KUHAP, dakwaan JPU harus di nyatakan tidak dapat di terima karena dakwaan mengandung kekeliruan beracara (error in procedure).

Selain itu, lanjut dia, surat dakwaan JPU di nilai prematur dan tidak dapat di terima, tidak jelas dan kabur. Tofik dalam eksepsinya juga menyatakan Ferry tidak dapat di persalahkan dan di bebaskan dari hukuman.

Ferry Irawan Terancam Di penjara

Endingnya, Ferry Irawan di vonis lima bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2005).

Dalam persidangannya, majelis hakim menyatakan Ferry terbukti bersalah dalam kasus penipuan uang pembelian kamera bernilai Rp 290 juta.�

Kemudian pada 2016, Ferry�di periksa oleh Polsek Pancoran, Jumat (18/6/2016) setelah melepaskan tembakan saat di datangi dua petugas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Kecamatan Pancoran di rumah tinggalnya Jalan Raya Sarinah Nomor 25, RT 01/08, Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kapolsek Pancoran Kompol Aswin mengatakan Ferry telah memenuhi panggilan polisi kemarin.

Ia di periksa bersama satu orang lainnya yaitu pemilik rumah Anggia Novita.

Saudara FI dan NA sudah datang ke Polsek Pancoran dan di periksa sebagai saksi, kata Kompol Aswin saat di hubungi.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Ferry mengakui bahwa ia melepaskan tembakan ke udara menggunakan pistol saat dua petugas mengecek proses pembangunan rumahnya.

Dia sudah mengakui buang tembakan itu. Senjatanya sekarang di Polda, kata Aswin.Aswin menjelaskan senjata yang di gunakan memiliki izin yang berlaku dari Polri.

Senjata itu di ketahui menembakkan peluru karet.

Pistolnya peluru karet. Ada satu selongsong di temukan di rumahnya, ujarnya.

Selama pemeriksaan, Ferry dan Anggia cukup kooperatif.

Aswin mengatakan Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan.

 

Heboh Sosmed Baru-baru Ini Ferry Irawan Terseret Kasus KDRT, Venna Melinda Mengaku Sering Di ancam

Perkembangan Kasus Venna Melinda Dugaan Kasus KDRT, Sudah Ada 4 Saksi
Ferry Irawan terjerat kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia di laporkan ke pihak kepolisian oleh istrinya, Venna Melinda.
Ferry yang tampak mengenakan kemeja merah, bercelana jeans, irit bicara usai di periksa di Polda Jawa Timur, Senin (9/1).

Tadi datang klarifikasi aja, iya [terkait laporan KDRT], tutur Ferry usai keluar dari ruang penyidik di Ditreskrimum Polda Jatim, Surabaya, kemarin.

Venna sebelumnya telah di mintai keterangan terkait laporannya sejak pukul 11.00-14.00 WIB. Venna tiba di dampingi anak keduanya.

Di rektur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur, Kombes Totok Suharyanto menjelaskan Ferry diduga melakukan tindak KDRT di sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur pada Minggu (8/1) pagi.

Baca Juga  Fajar Sadboy Yang Di Tolak Cintanya

Laporan itu, kata Totok, mulanya di lakukan di Polres Kediri Kota. Kendati demikian, penyidik melimpahkannya ke Polda Jawa Timur. Kasus ini pun sedang ditangani Subdit Renakta.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan motif dalam perkara ini adalah kesalahpahaman yang memicu cekcok di antara keduanya.

Untuk motif ada kesalah pahaman keluarga, suami istri. Cekcok, ungkap Hendra.

Hendra menyebut dari pelaporannya, Venna Melinda mengaku telah sering mendapatkan dugaan ancaman kekerasan Ferry Irawan.

Ia menjelaskan keterangan Venna itu di dapat saat di periksa di Mapolda Jatim, Surabaya.

Kerterangan Dari Venna

Kalau dari keterangan korban [Venna], si terlapor [Ferry] sering melakukan ancaman kekerasan ke korban, terang Hendra.

Hendra mengatakan Ferry seringkali mengancam Venna akan melakukan kekerasan fisik. Namun, tindak kekerasan itu baru di lakukan sekali kepada Venna.

Venna juga di sebut sampai mengalami luka pendarahan di bagian hidungnya. Hal tersebut di duga terjadi usai mendapatkan kekerasan berupa tekanan kepala dari Ferry.

Barang bukti yang di serahkan kepada pihak kepolisian ada dua, yakni handuk dan baju yang di kenakan Venna selaku pelapor.

Polisi belum menetapkan Ferry sebagai tersangka. Dia masih dimintai keterangan sebagai saksi.

Venna Melinda dan Ferry Irawan resmi menjadi pasangan suami istri pada 7 Maret 2022. Pernikahan keduanya berlangsung di Wide Sands Beach Retreat, Bali.

Sebelum menikah dengan Ferry Irawan, Venna Melinda membina rumah tangga dengan aktor Ivan Fadilla Soedjoko. Mereka memiliki dua orang anak, yakni Verrell Bramasta dan Athalla Naufal.

Sementara itu, Ferry juga sudah pernah menikah dua kali sebelumnya. Ferry menikah dengan Noviyana Shintawati pada 2001 hingga 2009, kemudian dengan Anggia Novita pada 2009 hingga 2021.

 

Perkembangan Kasus Venna Melinda Dugaan Kasus KDRT, Sudah Ada 4 Saksi

Perkembangan Kasus Venna Melinda Dugaan Kasus KDRT, Sudah Ada 4 Saksi

Kabar kurang meyenangkan datang dari pasangan Venna Melinda dan Ferry Irawan.

Di kabarkan jika Venna Melinda melaporkan sang suami atas dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pada Minggu (8/1/2022) Venna Melinda bahkan telah melaporkan sang suami ke Mapolda JawaTimur.

Hal ini juga di benarkan oleh AKBP Hendra Eko Triyulianto, asubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Iya laporan KDRT. Hari Minggu (di laporkan ke Polres Kediri) selang sehari langsung di limpahkan ke kami, ungkap AKBP Hendra Eko Triyulianto

Berawal dari Cek-cok di Hotel

Sementara itu, laporan atas dugaan kasus KDRT ini bermula karena cekcok antara Venna Melinda dan Ferry Irawan.

Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jawa Timur menjelaskan bahwa dugaan KDRT ini terjadi di sebuah hotel di kawasan Kediri, Jawa Timur.

Awal kejadian kasus ini di mulai dari yang bersangkutan ini cek-cok di salah satu hotel di wilayah Kediri,” kata Dirmanto.

Ada 4 Saksi

Kini, pihak kepolisian telah mengantongi empat saksi terkait kasus dugaan KDRT yang dilakukan Ferry Irawan pada Venna Melinda.

Sudah dilakukan pemeriksaan pada empat saksi tersebut.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh penyidik Polres Kediri Kota sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

Berdasarkan laporan awal dari Polres Kediri, sudah ada sekitar 4 saksi yang diperiksa di sana. Namun demikian, masih akan terus didalami oleh penyidik Polda Jawa Timur,” kata Dirmanto.

Meski demikian, Dirmanto tidak menyebutkan siapa saja keempat saksi dugaan kasus kekerasan yang dialami Venna Melinda ini.

Sebagai informasi, pasangan Venna Melinda dan Ferry Irawan berlangsung pada 7 Maret 2022 lalu.

Pertemuan pertama keduanya terjadi ketika Ferry Irawan menjadi bintang tamu YouTube Venna Melinda.

Latto-Latto Makan Korban Previous post Latto-Latto Makan Korban Ibu-Ibu Haru Memperhatikan anaknya
Lima Sekawan Menerjang Sungai Next post Lima Sekawan Menerjang Sungai Demi Pungut Sampah