Susi Lihat Nyonya Sambo Di gendong

Susi Lihat Nyonya Sambo Di gendong

Susi Lihat Nyonya Sambo Di gendong Sang Supir, Hubungan Spesial Putri Candrawathi dan Om Kuat Mulai Terungkap

Susi Lihat Nyonya Sambo Di gendong
Mantan Menteri Kelautan Ibu Susi Lihat Nyonya Sambo Di gendong. Sampai saat ini masih banyak misteri terkait dengan apa sebenarnya yang terjadi sebelum Brigadir J di bunuh di Rumah dinas Ferdy Sambo.

Brigadir J yang tewas di tembak awalnya melakukan perjalanan dengan Ferdy Sambo ke Magelang. Perjalanan ini adalah untuk merayakan hari istimewa istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawati. Namun saat di Magelang, ada dugaan jika Putri Chandrawathi di lecehkan oleh Brigadir J.

Meskipun banyak yang ganjal dalam dugaan pelecehan seksual ini, namun hal inilah yang menjadi cikal bakal Brigadir J di eksekusi. Di lansir, amarah Ferdy Sambo tersulut ketika ada laporan bahwa Brigadir J melecehkan Putri Candrawathi istrinya.

Ferdy Sambo yang sudah kesetanan kemudian mengatur rencana pembunuhan pada sang ajudan. Sementara itu, Kuat Ma’ruf alias 0m Kuat yang adalah supir dari Putri Candrawathi marah saat menemukan atasannya menangis di kamar mandi.

Tangisan di kamar mandi ini terjadi karena Putri Candrawathi di duga sudah di lecehkan Brigadir J. Mendapati hal ini, 0m Kuwat yang sudah bekerja selama 14 tahun dengan Ferdy Sambo murka. Sudah bukan rahasia jika 0m Kuat punya hubungan spesial dengan Putri Candrawathi.

Terciptanya Hubungan Spesial Atas Dasar Kekeluargaan Mencuat

Hubungan spesial yang di maksudkan adalah rasa kekeluargaan yang tercipta selama belasan tahun Om Kuat bekerja di keluarga Ferdy Sambo.

Om Kuat tak sendirian saat menemukan Putri Candrawatahi menangis di kamar mandi. Ada pula asisten rumah tangga (ART) lainnya yang bernama Susi melihat sang atasan menangis.

Bahkan, Susi juga menyaksikan bila Putri Candrawathi di gendong oleh sang sopir yang adalah Om Kuat. Usai menggendong Putri Candrawathi, Om Kuat juga sempat mengejar Brigadir J dengan pisau. Aksi kejar-kejaran antara Om Kuat dan Brigadir J juga di saksikan oleh Susi.

Setelah tragedi ini, rombongan Nyonya Sambo aka Putri Candrawathi akhirnya bertolak ke Jakarta. Dan di sanalah tragedi pembunuh Brigadir J berlangsung. Sebagai informasi, motif peristiwa berdarah Duren Tiga pada Jumat 8 Juli 2022 belum terungkap sepenuhnya.

Meski pengakuan Putri Candrawathi sudah di sampaikan. Padahal, rekonstruksi yang turut di hadiri Putri Candrawathi telah di lakukan dan di peragakan langsung yang bersangkutan.

Sebagaimana di ketahui, ada pengakuan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang menjadi penyebab peristiwa yang mengerikan kepada Brigadir J. Sampai saat ini Putri Candrawathi masih bersikukuh dengan keterangan bahwa dirinya di lecehkan oleh Brigadir J.

Sehingga membuat Ferdy Sambo kalap dan peristiwa menewaskan Brigadir J terjadi. Bahkan sebagaimana di kutip, pengakuan Putri Chandrawathi karena di lecehkan oleh Brigadir J ini kembali di sampaikan saat bertemu dengan Komnas Perempuan.

Bahkan Komnas Perempuan memberikan penjelasan tentang posisi Kuat Maruf dan Putri Candrawathi di kamar itu.

Penyampaian Langsung Dari Komisioner Komnas Perempuan

Hal itupun di sampaikan langsung oleh Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi, usai bertemu dengan Putri Chandrawathi. Menurut Siti Aminah, terjadi kekerasan seksual dalam bentuk perkosaan. “Kekerasan seksualnya berbentuk perkosaan atau persetubuhan,” kata Siti Aminah.

Bahkan, Siti Aminah menegaskan dengan menceritakan jika kejadian pelecehan itu di lakukan pada sore hari di Magelang. Komisioner Perempuan ini bahkan menceritakan benang merah yang di temukan oleh Komnas HAM demi menguatkan apa yang di sampaikan.

Saat itu kata Siti Aminah, Putri Candrawathi di temukan depan pintu kamar mandi pasca pemerkosaan. Menurutnya, dalam kondisi Putri Candrawathi yang mengenaskan ini. Dia kemudian ditemukan oleh sang Asisten Rumah Tangga yang bernama Susi. Kemudian saat itulah di bantu Om Kuat masuk ke kamar.

“Kemudian di bantu oleh Kuat untuk masuk kembali ke kamar,” terang Siti Aminah. Hal tersebutlah yang kemudian di laporkan Putri Candrawathi kepada Ferdy Sambo sehingga yang membuatnya kalap dan langsung emosi.

Dari situlah yang di anggap pemicu hingga kemudian terjadilah peristiwa yang di alami Brigadir J anak buahnya itu. Pernyataan ini kemudian menjadikan alasan netizen menyerang keterangan Komnas Perempuan ini.

Related Posts