Pesawat Boeing 737-800 di China Menukik Tak Terkendali

Pesawat Boeing 737-800 di China Menukik Tak Terkendali

https://videotiktokviral.com/pesawat-boeing-737-800-di-china-menukik-tak-terkendali/

Boeing 737-800 di China Menukik

 

Pesawat Boeing 737-800 di China Menukik Tak Terkendali – Kecelakaan tragis pesawat jenis Boeing 737-800 di China yang dioperasikan oleh maskapai China Eastern Airlines menyisakan misteri besar. Para penerbangan kebingungan menentukan apa kira-kira yang menjadi penyebabnya.
Seperti dikutip detikINET dari Euro News, Rabu (23/3/2022), meski ada beberapa kecelakaan yang melibatkan model pesawat itu, pakar masih menilainya sebagai salah satu jenis pesawat yang paling aman di dunia.

pesawat nahas ini terjun

Bahkan pesawat Boeing 737-800 Membawa 132 penumpang, pesawat nahas ini terjun secara vertikal tak terkendali, kemudian menabrak gunung dan menimbulkan kobaran api besar. Tragisnya, hampir dapat dipastikan bahwa tidak ada yang selamat.

Pakar juga merasa heran bahwa pesawat yang terhitung masih muda ini, kurang dari 7 tahun usianya, bisa mengalami kecelakaan seperti itu. Menurut website AirSafe, Boeing 737-800 hanya mengalami kecelakaan 0,24 kali per sejuta kali penerbangan.

Apalagi”Seri Boeing 737-800 ini diketahui memiliki rekor keselamatan yang bagus sejak tahun 1990-an dan telah memiliki unit yang dimiliki di seluruh dunia,” kata CEO Flight Safety Foundation, Hassan Shahidi.

Dan”Jatuh vertikal secara vertikal dan tidak biasa dari pesawat ini, dari ketinggian jelajah terbangnya, adalah hal yang sangat mencengangkan. Investigator akan mengamati semua aspek dan masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang hal-hal yang menjadi penyebabnya,” kata dia.

Dalam mode jelajah di ketinggian terbangnya, penerbangan MH5735 ini diyakini sedang dalam mode autopilot yang seharusnya sangat aman. “Maka sangat sulit untuk memahami apa yang terjadi,” sebut pakar penerbangan di China , Li Xiaojin.

Sudah dekat dengan tujuan

Pada ketinggian 8.800 meter dan sudah dekat dengan tujuan, pilot pesawat seharusnya bersiap-siap untuk mendarat. Namun yang terjadi adalah, pesawat Boeing 737-800 malah tiba-tiba menukik dalam kecepatan tinggi, menabrak gunung dan hancur.

Pemimpin Redaksi Aerospace Knowlede, Wang Ya’nan, berteori bahwa mungkin ada masalah kelistrikan. “Sangat mungkin kehilangan tenaga di ketinggian terbangnya, membuat pilot kehilangan kontrol,” cetusnya.

“Ini adalah kegagalan teknis yang sangat serius sehingga pesawat menukik dengan kecepatan tinggi tanpa bisa mengalahkan,” lanjutnya. Namun tentu hal itu masih teori.

Pesawat Boeing 737-800 tersebut merupakan varian dari 737NG atau generasi berikutnya. Seri Boeing 737NG tersebut memiliki tiga varian saat ini yakni 737-700, 737-800, dan 737-900.

 

Secara dimensi, pesawat ini memiliki panjang 39,5 meter, sayap selebar 35,8 meter, dan tinggi 12,5 meter, mengutip situs Delta.

Untuk mesin jet yang digunakan berjenis CFM-56 dengan dua turbofan (wing mounted) dan kecepatannya dapat mencapai 850 km per jam, serta daya jelajahnya hingga 4,563 km.

 

Related Posts