Nono NTT Tolak Hadiah

Nono NTT Tolak Hadiah, Nono, bocah jenius asal NTT kini menjadi viral usai jadi juara dunia kompetisi matematika. Berbagai pihak ramai-ramai memberinya hadiah mulai dari mobil, laptop hingga beasiswa pendidikan. Menariknya Nono NTT lebih memilih beasiswa dan bola ketimbang hadiah mobil dan laptop. Usai videonya menghitung cepat di lomba matematika viral, Nono NTT mendapatkan sejumlah undangan dari orang penting. Salah satunya dari Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Nono NTT Tolak Hadiah Bocah 8 tahun bernama Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay ini berangkat ke Jakarta bersama sang ibu, Nuryati Seran. Saat bertemu, Menteri Nadiem sempat memberi tes penambahan sejumlah angka pada Nono NTT. Menteri Nadiem sangat takjub dan memuji kecepatan Nono dalam berhitung. “Nono menginspirasi bukan hanya NTT tapi seluruh Indonesia,” kata Nadiem Makarim saat bertemu dengan Nono NTT seperti di tulis videotiktokviral, Selasa (31/01)

Nadiem lalu menawarkan Nono NTT hadiah sebuah laptop.

“Laptop mau ga?,” tanya Nadiem Makarim. Nono menolaknya. Sebab bocah jenius itu sudah memiliki laptop. Ia malah meminta Nadiem memberikan laptop itu kepada anak lain yang belum punya. Hal tersebut langsung disambut tawa Menteri Nadiem. Mantan Bos Gojek itu memuji Nono karena tidak rakus dengan materi. Nadiem lalu menanyakan hadiah apa yang diinginkan Nono NTT. Dengan polos Nono NTTT menjawab ia ingin sebuah bola untuk bermain. Nadiem kembali tertawa dan menawari Nono NTT beasiswa pendidikan. Nono NTT pun mengangguk tanda setuju dengan penawaran itu. Menurut Nono, pendidikan sangat penting agar ia bisa meraih cita-citanya.

Baca Juga  Viral Tiktok Tentang Ustaz Abi

Diketahui Nono NTT bercita-cita ingin seperti Elon Musk yang memiliki perusahaan teknologi canggih kelas dunia. Karena itu Nono NTT rajin belajar untuk meraih cita-citanya.

Tolak Mobil dan Pilih Beasiswa

Bukan hannya laptop, Nono NTT sempat di tawari sebuah mobil oleh petinggi Astra group. Nono NTT bahkan di ajak melihat langsung pembuatan mobil di pabriknya. Dengan polosnya Nono menolak dan berkata kelak bisa membuat mobil canggih sendiri. Selain mobil dan laptop, Nono NTT juga mendapatkan hadiah berupa beasiswa pendidikan dari

Johny Kilapong. Beasiswa itu berupa uang sekolah melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Sekolah Kristen Generasi Unggul Kupang. Tak main-main, bukan cuma biaya sekolah, beasiswa itu juga untuk perlengkapan sekolah, tas, sepatu, dan biaya hidup Nono. Wulandari Rihi Paty, ibunda Nono mengaku sangat bersyukur dan enggak menyangka atas pencapaian putra bungsunya. Wulandari berharap Nono NTT bisa terus berprestasi di masa mendatang.

Fakta-fakta Pengendara Mobil Sebar Uang

Seorang pengendara mobil Mitsubishi Xpander berwarna hitam dengan nomor polisi L 905 A viral di media sosial lantaran pengendara itu menyebarkan uang di Dusun Watudakon, Kesamben, Jombang, Jawa Timur. Aksi ini pun sontak menjadi sorotan karena membuat heboh warga. Warga pun berlarian dan saling merebut uang yang tersebar.

Sosok Penyebar Uang

Kepala Dusun Watudakon Arif Budiaji menyampaikan pengendara penyebar duit itu bernama Hadi alias Gus A (44). Menurut Arif, Hadi sebelumnya adalah warga asli Dusun Watudakon. Sosoknya merupakan seorang pengusaha warung kopi giras. Di Bebekan belakang Mako brimob Hadi juga dikenal sebagai dukun dan kolektor benda-benda pusaka. Hadi yang kerap juga di sebut Gus Hadi itu di kenal sebagai sosok yang kerap menyembuhkan orang-orang.

Baca Juga  Kasus Wowon Cs Penipuan Uang Dan Pencician Uang

Diduga Hanya Konten

Warga setempat menyampaikan mobil hitam itu sudah empat kali membagikan uang ke warga. Aktivitas ini di duga hanya untuk membuat konten. Pasalnya, Gus Hadi cukup terkenal di YouTube.

Warga Berebut Demi Dapat Uang

Dengan adanya fenomena ini, warga sekitar pun berlarian agar dapat memperoleh uang. Warga pun saling berebut uang yang berhamburan di jalan. Dalam video yang beredar, beberapa warga memperoleh uang pecahan senilai Rp100 ribu. Beberapa warga memperoleh Rp300 ribu, Rp1 juta, hingga Rp2 juta. Arif menduga jumlah uang yang di sebar oleh Hadi telah mencapai Rp80 juta sejauh ini. Namun tak jarang karena saling berebuut, uang Rp100 ribuan tersebut pun tersobek.

Aksi Dilakukan Seminggu 4 Kali

Aksi Hadi tersebut di ketahui telah di lakukan selama dua bulan terakhir. Artinya, Hadi telah melakukan aksi ini sejak bulan Desember 2022 hingga 2023. Warga menyampaikan aksi tebar duit itu di lakukan seminggu sebanyak empat kali kali. Lokasinya pun sama.

Tanggapan Pemerintah Desa Watudakon

Pemerintah Desa Watudakon, Kesamben, Jombang menyikapi aksi Hadi itu. Kepala Dusun Watudakon Arif Budiaji menyampaikan aksi ini tidak merugikan tetapi tidak elok. Aksi ini tidak meresahkan tetapi cara membagi uangnya tidak elok. Arif menegaskan, berbagi kepada sesama memang tak di larang. Namun, cara yang di lakukan adalah di beri secara langsung, bukan di sebar.

Anti kudet dengan baca videotiktokviral. Kamu bisa dapat info viral, berita terkini, gosip viral selebriti, info artis viral Indonesia, dan berita viral di sini