Mobil Tabrak Truk yang Tewaskan 6 Orang

Mobil Tabrak Truk yang Tewaskan 6 Orang di Cirebon

https://id.wikipedia.org/wiki/Kecelakaan

Mobil Tabrak Truk yang Tewaskan 6 Orang. Jakarta-Sebanyak enam orang tewas dalam kecelakaan mobil Toyota Avanza yang menabrak sebuah truk tangki di Jalur Pantai Utara (Pantura), Cirebon, Jawa Barat.

“Tiga tewas di lokasi kejadian, dan tiga lainnya di rumah sakit,” kata Kasatlantas Polresta Cirebon Kompol Alan Haikel, Minggu (3/4) dikutip dari Antara.

Alan mengatakan mobil Avanza menabrak truk tangki yang sedang menambal ban di bahu jalan. Saat itu mobil yang melaju dari arah barat menuju timur tak bisa mengendalikan laju kendaraan di lokasi kejadian.

Alan menuturkan kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat ini petugas masih mengidentifikasi para korban.

“Dari enam korban yang meninggal dunia, dua berjenis kelamin laki-laki, dan empat perempuan,” kata Alan.

 

Sopir Diduga Ngantuk

Kecelakaan maut di jalur Pantura diselidiki polisi. Hasil penyelidikan polisi, kecelakaan maut itu dipicu sopir mengantuk.

“Hasil pemeriksaan saksi, diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk,” kata Haikal.

Akibat kecelakaan ini enam orang tewas. Mobil ditumpangi korban itu hancur.

 

Enam Orang Tewas

Insiden kecelakaan maut di Cirebon ini menewaskan enam orang. Jenazah mereka dibawa ke Jawa Tengah.

“Korban tiga meninggal dunia di TKP dan tiga di RSUD Waled,” kata Alan.

Berikut identitas korban tewas:

1. Andri Prasetyo (pengemudi)
2. Anan Nurmansyah
3. Sulastri
4. Surotun Nisak
5. Dariyah
6. Sunarti

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tempat kejadian dan mobil, polisi menduga sopir tersebut tidak mengerem sebelum menyeruduk truk. “Jika dilihat dari bola lampunya, apakah pengemudi itu melakukan pengereman atau tidak, ternyata setelah kita lihat secara detail, filamen di bola lampu rem itu tidak putus atau tidak rusak. Sehingga pengemudi dianalisa tidak melakukan pengereman,” kata Kasi Sidik Laka Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri AKBP Tri Yulianto di Cirebon, Senin (4/4/2022).

“Makanya kita tadi sinkronkan dengan yang ada di tempat kejadian perkara (TKP). Tidak ada bekas rem juga. Ini masih kita selidiki lagi, kira-kira sopirnya ini kecapekan, atau mungkin dia habis mengkonsumsi obat yang bisa membuat ngantuk, nah ini kita masih lakukan pendalaman lagi. Karena kan nanti yang bicara dari tim medis, kita sudah kirim sampel dari bukti-bukti yang ada,” tutur Tri menambahkan.

Akibat kejadian itu, para penumpang beserta sopir mobil Toyota Avanza yang berjumlah enam orang tewas. Tiga orang meninggal di tempat kejadian, sementara tiga lainnya meninggal setelah sempat dibawa ke rumah sakit.

Related Posts