Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Mafia Minyak Goreng

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Mafia Minyak Goreng

https://en.wikipedia.org/wiki/Mafia

Mafia Minyak Goreng, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar aparat hukum bisa mengusut tuntas para mafia minyak goreng. Hal ini menanggapi penetapan empat tersangka yang berkaitan dengan kasus minyak goreng oleh Kejaksaan Agung.

“Kemarin dari Kejaksaan Agung sudah menetapkan empat tersangka urusan minyak goreng ini dan saya minta diusut tuntas sehingga kita bisa tahu siapa ini yang bermain ini bisa mengerti,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di Pasar Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Rabu (20/4/2022).

Jokowi memandang bahwa saat ini minyak goreng masih menjadi persoalan di tengah masyarakat meskipun pemerintah telah memberikan subsidi BLT Minyak Goreng. Presiden berharap harga minyak goreng yang saat ini tinggi bisa kembali mendekati normal.

“Kita ingin harganya yang lebih mendekati normal. Jadi memang harganya tinggi, karena apa? Harga di luar, harga internasional itu tinggi banget, sehingga kecenderungan produsen itu penginnya ekspor memang harganya tinggi di luar,” ungkapnya.

Jokowi: Usut Tuntas Supaya Kita Tahu Siapa yang Bermain!

 

Pemerintah sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan minyak goreng ini, antara lain melalui beragam kebijakan seperti penetapan harga eceran tertingi (HET) untuk minyak goreng curah dan subsidi ke produsen. Namun, Presiden melihat kebijakan tersebut belum berjalan dengan efektif dalam beberapa pekan ini.

“Di pasar saya lihat minyak curah banyak yang belum sesuai dengan HET yang kita tetapkan, artinya memang ada permainan,” ucapnya.

Foto-Foto Jaksa Agung Umumkan Penetapan 4 Tersangka Mafia Minyak Goreng

Keempat tersangka yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indasari Wisnu Wardhana, Senior Manager Corporate Affairs PT Permata Hijau Group, Stanley MA, General Manager PT Musim Mas, Togar Sitanggang dan Komisaris Wilmar Nabati Indonesia Parlindungan, Tumanggor. (Antara/HO/Puspen Kejagung) sumber: ( https://www.solopos.com/ )

Related Posts