Heboh Video Yusuf Mansur Marah

Heboh Video Yusuf Mansur Marah

Heboh Video Yusuf Mansur Marah , Heboh video Ustaz Yusuf Mansur marah-marah karena dia sulit mencari dana Rp 1 triliun untuk PayTren. Dalam video yang diunggah akun Youtube PayTren Official itu, Ustaz YM menjelaskan jika selama ini dia berupaya untuk mengurus PayTren dengan baik.
Kata-kata itu terlontar setelah dia melihat video beberapa tahun lalu di depan member PayTren.

“Yang saya lakukan buat PayTren, bisa saya ngajak ngomong Anda semua, saya butuh duit Rp 1 triliun buat ngegedein PayTren bisa? Mau Anda patungan mau? Kalaupun mau dan saya terima duit Anda apakah saya maka makin bermasalah hari ini?

Dia menjelaskan jika dirinya menempuh banyak langkah demi membesarkan PayTren. Selanjutnya dia juga menyebutkan jika saat ini dirinya masih berhadapan dengan masalah hukum dan dia harus menghadapi tanpa bantuan dari orang lain.

Gegara Cari Rp 1 T buat PayTren

Ustaz YM menyebut PayTren bukanlah sebuah nama biasa. “Dia perjuangan, bos. Bagaimana kita berdiri di Tanah Air kita sendiri. Bagaimana kita menjadi pemilik Tanah Air kita sendiri, bukan sekadar nama itu,” ujarnya.

Dia juga menyebut TreniNet yang merupakan direct selling afiliasi PayTren. “Apalagi sekarang ada TreniNet, memang orang nggak mengerti. Tapi karena nggak mengerti itu harus kita kasih tahu. Ini lho PayTren, download lah, sama kayak GoPay, OVO, DANA, LinkAja sama ini digital juga,” jelas dia.

 

Kisah Perjalanan Bisnis PayTren yang Bikin Yusuf Mansur Viral

https://en.wikipedia.org/wiki/Ustad

Video Ustaz Yusuf Mansur marah-marah sempat heboh di Twitter. Dalam video itu, Yusuf Mansur menyebut nama PayTren dan dia butuh uang untuk pengembangan PayTren ke depan.
Nah, bagi yang pengin tahu produk apakah PayTren itu, langsung cek penjelasan di bawah ini.

PayTren berada di bawah bendera PT Veritra Sentosa Internasional. Sebagai dompet elektronik, perjalanan PayTren tidak mulus.

 

Tahun 2017 layanan isi ulang PayTren sempat dihentikan oleh Bank Indonesia (BI). Memang tak cuma PayTren tapi ada juga beberapa dompet elektronik lainnya.

Saat itu penghentian dilakukan karena BI mengutamakan keamanan transaksi masyarakat. Karena ada penghimpunan dana dan ada bisnis yang harus dijalankan sesuai aturan.

PayTren tahun 2017 belum mengantongi izin dari regulator sistem pembayaran ini. Setelah penutupan itu, Ustaz Yusuf Mansur langsung memenuhi aturan BI.

Pada 1 Juni 2018 Bank Indonesia menerbitkan izin kepada Veritra Sentosa Internasional (Treni) perusahaan yang mengelola PayTren. Perizinan sesuai dengan surat Bank Indonesia no. 20/2017/DKSP/Srt/B tanggal 22 Mei perihal persetujuan izin.

Saat ini PayTren memiliki tagline “Teman Setia Bayar-Bayar” Paytren akan menjadi jawaban bagi kemudahan siapa saja dalam bertransaksi. Berbagai fitur Paytren yang bisa digunakan oleh penggunanya seperti layanan beli pulsa/data, bayar merchant, membayar tagihan hingga pembayaran asuransi.

Paytren juga bisa dimanfaatkan oleh lembaga institusi pendidikan sebagai alat pembayaran. Selain itu fitur-fitur Paytren juga mendukung transfer dana antar bank dan juga untuk transaksi belanja online. Lewat aplikasi Paytren pengguna juga bisa menyalurkan sedekah, infaq dan zakatnya yang disalurkan lewat sejumlah lembaga yang sudah terverifikasi. ( sumber: https://www.detik.com/ )

Related Posts