Driver Ojol disingkawang Antarkan Takjil Cincau

Driver Ojol disingkawang Antarkan Takjil Cincau

https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Singkawang

Pontianak – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singkawang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang disembunyikan ke dalam kemasasan cincau sebagai minuman takjil untuk berbuka puasa, Minggu sore, 17 April 2022.

Saat pemeriksaan terdapat titipan berupa kipas angin, dan takjil es cincau. Titipan tersebut dibawa oleh seorang pengemudi ojek online, namun petugas menemukan benda terbungkus plastik hitam.

ke Lapas Singkawang, Ternyata Isinya Sabu

“Pada pukul 16.35 WIB petugas menerima titipan barang yang diantar seorang sopir Ojol berupa kipas angin untuk masjid. Selain itu terdapat juga bingkisan makanan dengan alasan untuk berbuka puasa. Dengan penuh petugas melakukan pemeriksaan, dan petugas mencurigai minuman cincau yang telah dicincang, tetapi tidak ditemukan udara, dan adanya perbedaan warna pada kemasan cincau, berupa kemasan putih yang diduga berisikan barang terlarang,” jelas Laode, Senin, 18 April 2022.

Laode melanjutkan, petugas pun berinisiatif mengemas kemasan tersebut ke kantong plastik bening. Setelah melakukan penyalinan didapati kemasan plastik yang dibungkus dengan lakban hitam. Petugas P2U melaporkan ini kepada Komandan Jaga yang kepadanya kepadanya.

Polres Singkawang

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Ika Yusanti, memberikan apresiasi kepada petugas Lapas Kelas IIB Singkawang, berkat ketelitian dan kecermatan petugas, upaya penyelundupan sabu berhasil digagalkan.
Bahkan Ika juga mengingatkan kepada semua petugas pemasyarakatan, jangan sampai ada yang terkait dan peredaran narkoba di dalam Lapas. Jika ada petugas yang bermain-main dengan narkoba, saya akan bertindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Penggagalan masuknya sabu ke dalam Lapas Singkawang ini tak lepas dari ketelitian dan kecermatan petugas P2U. Petugas Lapas harus selalu waspada dan juga melakukan deteksi dini gangguan keamanan. Saya harap semua petugas senantiasa waspada, lakukan penggeledahan kepada semua orang dan barang yang akan masuk ke Lapas atau Rutan dengan cermat dan teliti,” tegas Ika. Ika juga mengingatkan kepada seluruh petugas pemasyarakatan, jangan sampai ada yang terlibat terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di dalam Lapas.

Peringatan

Apabila ada petugas yang bermain-main dengan narkotika. akan saya tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pungkasnya. sumber ( https://kumparan.com/ )

 

Related Posts